Tampilkan postingan dengan label Ushul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ushul. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2016

Ridlo Allah...



Ridlo Allah itu sebuah kalimat yang ringan di ucapkan tetapi untuk mendapatkannya perlu beberapa langkah untuk sampai, ada tiga jembatan menuju Ridlonya Allah SWT yang harus di tempuh seorang hamba, yaitu :

1. Ridlo orang tua, Rasulullah SAW bersabda :
" رضا الله في رضا الوالدين، وسخط الله في سخط الوالدين "
" Ridlo Allah didalam ridlonya orang tua, dan murkanya Allah didalam murkanya Orang tua".
Maka seseorang yang ingin mendapatkan Ridlonya Allah harus melalui Ridlo orang tua terlebih dahulu.

2. Ridlo Syaikh (Guru yang mengenalkan dan menunjukan jalan kepada Allah), dikatakan dalam sebuah Sya'ir :
اُقَدِّمُ أُسْتَا ذِىْ عَلَى نَفْسِ وَالِدِيْ # وَإِنْ نَا لَنِيْ مِنْ وَالِدِى الْفَضْلَ وَالشَّرَفُ

فَدَاكَ مُرَبِّ الرُّوْحِ وَالرُّوْحُ جَوْهَرُ # وَهَذَا مُرَبِّ الْجِسْمِ وَالْجِسْمِ كَالصَّدَفِ

“Saya mengutamakan guru daripada orang tua # walaupun saya mendapatkan kemuliaan darinya”
“Namun, guru adalah orang yang menuntun jiwa yang diibaratkan sebagai mutiara # sementara orang tua adalah orang yang menuntun raga yang diibaratkan sebagai wadahnya mutiara”
Maka ridlo seorang Syaikh menjadi tolok ukur Ridlonya Allah SWT.
dan jika seseorang sudah bisa mendapatkan ridlonya orang tua dan Syaikh maka kemudian ia akan mendapatkan Ridlonya....

3. Rasulullah SAW.
Maka jika seseorang sudah mendapatkan Ridlonya Rasulullah SAW, maka bisa dipastikan Allah SWT pun ridlo kepadanya, Allah SWT berfirman dalam Surat Ad Dhuha Ayat 5 :
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰ
" Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu ,Sampai (hati) kamu menjadi puas (Ridlo)"
Maka Allah akan rildo dengan sebab Ridlonya Baginda Nabi Muhammad SAW.

Itulah urutan perjalanan seorang hamba untuk mendapatkan Rildo dari Allah SWT, melalui perantara Orang Tua dan Syaikh, dan dari perantara merekalah yang akan menghantarkan kepada Ridlonya Rasulullah SAW, dan atas karunia yang Allah berikan kepada Rasulullah SAW sehingga Rasululah SAW Ridlo (Puas) maka disitulah Allah SWT juga Ridlo kepada hambanya dengan sebab ridlonya Rasulullah SAW.

Hadits tanda2 akhir zaman.



Telah bercerita kepada kami Yahya bin Bukair telah bercerita kepada kami Al Laits dari 'Uqail dari Ibnu Syihab dari 'Urwah bin Az Zubairbahwa Zainab binti Abu Salamahbercerita kepadanya dari Ummu Habibah binti Abu Sufyan dariZainab binti Jahsy radliallahu 'anhuma bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam datang kepadanya dengan gemetar sambil berkata: Laa ilaaha illallah, celakalah bangsa Arab karena keburukan yang telah dekat, hari ini telah dibuka benteng Ya'juj dan Ma'juj seperti ini. Beliau memberi isyarat dengan mendekatkan telunjuknya dengan jari sebelahnya. Zainab binti Jahsy berkata, Aku bertanya; Wahai Rasulullah, apakah kita akan binasa sedangkan di tengah-tengah kita banyak orang-orang yang shalih?. Beliau menjawab: Ya, benar jika keburukan telah merajalela. (HR Bukhari 3097 , 3331, 6535, 6602) (HR Muslim 128, 5129)
==> hadits ini menggambarkan kelak di akhir zaman akan banyak orang2 arab muslim namun jarang sekali yang sholih, mereka membuat keburukan2 yang merajalela. Ulama2 mereka tidak ada yang sampai kepada Maqom As Sholihiin.

Dari Sahl bin Saad as-Sa ‘idi Ra. ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Ya Allah! Jangan Engkau pertemukan aku dan mudah-mudahan kamu (sahabat) tidak bertemu dengan suatu zaman dikala para ulama sudah tidak diikuti lagi, dan orang yang penyantun sudah tidak dihiraukan lagi. Hati mereka seperti hati orang Ajam (pada fasiqnya), lidah mereka seperti lidah orang Arab (pada fasihnya).” (HR. Ahmad)
==> Kelak di akhir zaman akan banyak ulama2 yang fasih berdialek arab, namun mereka berbuat hal2 yang merusak agama. Ulama sholihin yang penyantun sudah tidak diikuti dan dihiraukan lagi.

Dari Ali bin Abi Thalib Ra. ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.: “Sudah hampir tiba suatu zaman, kala itu tidak ada lagi dari Islam kecuali hanya namanya, dan tidak ada dari Al-Qur’an kecuali hanya tulisannya. Masjid-masjid mereka indah, tetapi kosong dari hidayah. Ulama mereka adalah sejahat-jahat makhluk yang ada di bawah kolong langit. Dari merekalah keluar fitnah, dan kepada mereka fitnah itu akan kembali .” (HR. al-Baihaqi)
==> Akan datang di akhir zaman ketika Islam bukan lagi sebagai agama. Islam hanya sebuah nama, mereka banyak membangun masjid2 dan memakmurkannya namun tiadalah kebaikan didalamnya, karena tidak ada hidayah dan keridloan Allah SWT. Dan ulama2 mereka banyak membuat2 fitnah yang kelak mereka sesali, karena fitnah itu akan kembali kepada mereka.

==> Yaa Robb Jauhkanlah kami dari fitnah akhir zaman, dan selamatkanlah hati kami dari bisikan nafsu yang bersembunyi <==

Mari kita koreksi diri...





Apakah engkau mau beramal dengan Ilmu, maka sering2lah duduk dalam majlis2 Ilmu dengan merendahkan dan menghinakan dirimu dihadapan teman2 majlismu... jika engkau tidak bisa berbuat seperti itu, maka engkau tidak akan mendapatkan nurnya Ilmu, karena Ilmu tidak datang pada hati yang sombong...

Jika engkau mau beramal saja tanpa ilmu, sehingga kau tidak pernah memahami Al Qur'an yg terucap melalui lisanmu, tidak pernah memahami sujudmu, rukukmu, dzikirmu, bahkan engkau tidak pernah memahami untuk apa dan siapa kau beramal... dan tidak pula akan pernah mengenal Dzat yang kau sembah... maka amalmu itu hanya akan menambah dirimu jauh dari tujuanmu...

Orang2 yang beramal dengan Nur Ilmunya, memang tidak sebanyak amalnya orang2 yg beramal saja, karena sibuknya dalam samudera luasnya Ilmu Allah, namun dalam setiap amalnya ia tahu makna dibalik itu semua, hatinya menjadi lembut, tutur katanya menjadi baik, hatinya selalu waspada, dan akalnya sebagai penguat keyakinannya... maka terbentuklah Ihsan.... ketahuilah bahwasannya Ihsan itu tempatnya di dalam hati, karena Allah tidak bisa dilihat dengan kasat mata... namun hati yang akan melihatNya dengan Cahaya Ilmu dan iman...

Maka jika engkau masih berlaku sombong dengan ilmu yang kau ketahui, sesungguhnya engkau hanya seorang yang bodoh, karena Ilmu tidak akan masuk dihati orang2 yang sombong...

Oleh sebab itu jika ilmu yang kau dapatkan itu tanpa adanya susah payahmu dengan merendahkan dan menghinakan dirimu ketika kau mencarinya, maka sesungguhnya kau tidak mendapatkannya...

List Video