Tampilkan postingan dengan label Yahudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yahudi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Desember 2017

Latar belakang Israel dan Yahudi.



Latar belakang Israel dan Yahudi.

Oleh : donnieluthfiyy

Israil atau Israel adalah nama lain dari Nabi Ya’kub as Bin Ishaq as Bin Ibrahim as, Nabi Ya’kub as memiliki 12 Putra dan 1 orang putri yang salah satunya adalah Nabi Yusuf as, keturunan Nabi Ya’kub ini disebut dengan Bani Israel. didalam kisah Nabi Yusuf as kesebelas kakakknya melakukan sebuah pengkhianatan kepada ayahnya (Yakni Nabi Ya’kub as) karena merasa iri/ dengki kepada adik termudanya (Yakni Nabi Yusuf as) dengan mencoba untuk membunuh atau membuang adiknya tersebut, disinilah karakter Bani Israil bisa kita lihat mereka selalu ingin lebih unggul dari lainnya dan menggunakan berbagai macam cara untuk melenyapkan siapapun yang dianggap akan menyainginya.

Sebelas Anak dari Nabi Ya’kub tersebut berketurunan dan mereka disebut sebagai Bani Israel, setiap keturunannya tersebut membentuk sebuah suku berdasar kepada marga keluarga masing-masing dan juga memiliki pengikut yang mereka semua disebut dengan Kaum Yahudi (Pengikut Bani Israel) dari asal Lafadz Haadu (Orang yang mendapat petunjuk karena mengikuti jejak para Nabi-nya), sehingga datang kepadanya Nabi terakhir yakni Nabi Muhammad saw, namun mereka menolak untuk mengakuinya disebabkan kefanatikan terhadap kaumnya, dikarenakan Nabi Muhammad saw bukanlah dari kalangan Bani Israel, mulai dari sini lah Bani Israel/ Yahudi keluar dari jalur kebenaran Allah swt.

Kaum Yahudi (Pengikut Bani Israel) menamai dirinya agar mendapat kehormatan dimata kaum yang lain dengan nama Bani Israel atau Israel. Mereka juga adalah para pengikut dari Nabi Musa as, Nabi Dawud as dan Nabi Sulaeman as, kehidupan mereka berpindah-pindah tanpa memiliki sebuah wilayah yang tetap, mereka pernah berhijrah ke mesir, kemudian ke Jerusalem sampai hijrah ke Eropa Timur, dalam pengembaraan mereka berpindah dari satu tempat ke Tempat lain mereka selalu mendapatkan penolakan dari penduduk Pribumi, ketika di mesir pada masa Raja Fir’aun mereka diusir dan diperangi, ketika mereka Hijrah ke Jerusalem pun seperti itu, hingga mereka Hijrah ke Wilayah Eropa Timur, penduduk Pribumi merasa resah dengan kehadiran mereka, hal ini disebabkan karena kepintaran kaum yahudi yang mampu secara singkat menguasai sektor ekonomi di Eropa Timur, sehingga memicu beberapa gerakan untuk mengusir keberadaan mereka, salah satunya adalah Bangsa Nazi, maka pada perang Dunia 1 - 2 merekapun di Usir dari Tanah Eropa timur, dan hijrah secara besar-besaran ke Wilayah Palestina.

Di Palestina mereka hidup dengan menempati sebuah Wilayah kecil di palestina, saat itu palestina dalam perwalian Kerajaan Inggris. Seperti biasa ketika mereka menempati sebuah wilayah, hal pertama yang mereka bangun adalah sektor Ekonomi, secara cepat perekonomian mereka berkembang, dan selanjutnya mereka membangun hubungan Diplomasi dan sektor ekonomi dengan negara-negara di wilayah Eropa.

Pada Tahun 1948 Israel mendapat pengakuan dari Inggris dan Amerika atas kemerdekaannya (Menurut penulis itu bukan kemerdekaan, tetapi perampasan Wilayah Palestina) dengan Posisinya sebagai Dewan Perserikatan Bangsa-bangsa, Inggris dan Amerika membuat semacam kesepakatan yaitu dengan membagi Wilayah Palestina menjad Dua Wilayah, sebagian wilayah untuk Palestina dan sebagiannya untuk Israel, hal ini memicu penolakan dari Negara-negara Liga Arab termasuk Mesir, Turki dan Yordania, maka pecahlah perang antara Palestina dan Israel, hasilnya adalah kemenangan dipihak Israel dengan dikuasainya wilayah Gurun Sinai dan Jalur Gaza pada tahun 1956, maka bertambah luas-lah wilayah Israel atas pendudukan di Tanah Palestina, dan hal itu bisa terwujud atas bantuan sekutunya yakni Inggris dan Amerika.

Hingga hari ini konflik itu tidak pernah selesai antara Palestina dan Israel, Inggris dan Amerika yang sangat bergantung pada Sektor Ekonomi kepada Israel menjadi sekutu erat Israel, mendukung politik Israel dan menjadikan Dewan PBB sebagai kendaraan untuk me-legitimasi kebijakan dalam perpolitikan Dunia bagi mereka. Hingga kemarin mucul pernyataan dari Presiden Amerika Terpilih bernama Donal Trump yang menyatakan bahwa Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan amerika akan menempatkan kedutaan besar mereka untuk Israel di wilayah Jerusalem, ini adalah penjajahan... Kolonialisme... yang sebelumnya telah disepakati oleh bangsa-bangsa dunia untuk dihapuskan dari Dunia. Amerika melanggar kesepakatan ini, amerika telah menantang Dunia. Save Al Quds Jerusalem.

#Jerusalem_Pemersatu_Umat_Muslim


                

Minggu, 04 Juni 2017

ISRAIL, BANI ISRAIL DAN YAHUDI....????



*ISRAIL, BANI ISRAIL DAN YAHUDI....????*

Oleh : donnieluthfiyy

_Dimanakah perbedaannya ?_

1.       *Israil* adalah nama lain dari Nabi Ya’qub as, buktinya adalah Firman Allah dalam Surat Maryam ayat 58 ;
Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Nabi Ya’qub), dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. (Surat Maryam : 58)

2.       Dalam tafsir baghawi berkenaan dengan tafsir Surat Maryam ayat 58 di jelaskan bahwa yang di maksud dengan keturunan Nabi Ibrahim as adalah Nabi Ismail (Jalur Nasab Nabi Muhammad saw), Ishaq dan Ya’qub (Jalur Nasab Bani Israil). Dan yang dimaksud dengan Keturunan Israil (Nabi Ya’qub) adalah Nabi Musa, Harun, Zakaria, Yahya dan Isya. Dari keturunan Nabi Ya’qub dan para Nabi inilah yang di maksud dengan *Bani (Keturunan) Israil*.

3.       *Yahudi* adalah bagian Kaum dari Bani Israil, buktinya adalah ;
Tafsir Baghawi Surat Al Baqarah ayat 62 ;

إن الذين آمنوا والذين هادوا " يعني اليهود سموا به لقولهم: إنا هدنا إليك أي ملنا إليك، وقيل: لأنهم هادوا أي تابوا عن عبادة العجل، وقيل: لأنهم مالوا عن دين الإسلام، وعن دين موسى عليه السلام، وقال أبو عمرو بن العلاء: لأنهم يتهودون أي يتحركون عند قراءة التوراة ويقولون: إن السموات والآرض تحركت حين آتى الله موسى التوراة

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi (Memakai Lafadz Haaduu)” Yakni maksudnya lafadz Haaduu tersebut adalah Yahudi, mereka disebutkan dengan lafadz Haaduu berdasarkan dari ucapan mereka : Sesungguhnya kami ditunjukan kepadamu maksudnya kami telah cenderung kepadamu, dan dikatakan : Karena mereka mendapatkan petunjuk maksudnya mereka bertaubat dari menyembah Pedet (Patung anak sapi), dan dikatakan : karena mereka cenderung kepada Agama Islam, dan Agama Nabi Musa as, selanjutnya Abu Amru Bin Ala-i berkata : Karena mereka sangat terbimbing maksudnya saling tergerak (hatinya) ketika dibacakan kitab taurat. Dan mereka berkata : Sesungguhnya Langit dan Bumi bergetar ketika Allah mendatangkan Taurat kepada Nabi Musa as.

Jadi dapat di ketahui bahwa mereka (Yahudi) adalah bagian dari pengikut Bani Israil, kaum yang mengikuti Agama yang di bawa oleh Bani Israil, dan karena mereka merupakan bagian dari Bani Israil sehingga melekat pada mereka nama Bani Israil pula.
Sehingga kelak datang kepada mereka Risalah Baginda Nabi Muhammad saw, maka sebagian mereka berpaling dan memusuhi Nabi saw, permusuhan mereka adalah karena disebabkan rasa egois dan fanatis berlebihan terhadap kaumnya. Fanatisme ini juga di dasari oleh rasa terimakasih mereka karena Kaum mereka telah di selamatkan oleh Nabi Musa as (Bani Israil) dari siksaan Fir’aun.


Wallahu A’lam...... Semoga ada manfaatnya...

List Video